18 Feb 2013

SENYUM MEMBAWA KEBAHAGIAAN

"Senyum yang hangat adalah bahasa
universal sebuah kebaikan" 
 William Arthur Ward

Dear All My Friend's yang murah senyum,
Tersenyumlah, setiap kali Anda
membuka mata di pagi hari.
Tersenyumlah untuk hari baru, harapan
baru dan berkah baru.
Meskipun Anda sedang punya masalah,
Anda selalu punya sejuta alasan untuk
tersenyum. Karena jika Anda hitung,
berkah Tuhan pasti lebih banyak
daripada masalah yang datang kepada
Anda. 

My Friend's tersenyumlah, karena kemana pun
Anda pergi, atau apapun bahasa yang
diucapkan orang, setiap orang di
semua budaya dan negara ini mengerti
dan merespon untuk sebuah bahasa
universal:  senyum... :-)

Senyum menciptakan koneksi dengan
orang yang asing sekali pun, yang
tidak berbicara dalam bahasa kita.
Senyum juga menular. Begitu Anda
tersenyum pada orang lain, ia akan
tersenyum balik kepada Anda. 

My Friend's tersenyumlah, karena senyum Anda
akan merangsang munculnya
hormon-hormon seratonin, dopamine dan
hormon-hormon lainnya yang memberikan
rasa senang dan bahagia kepada Anda.
Senyum Anda juga dapat memperkebal
sistem imun tubuh, mengurangi stress,
menurunkan tekanan darah dan
meningkatkan citra positif Anda.
tersenyumlah, senyum manis Anda
yang akan dikenang orang lain dan
menghibur orang-orang yang Anda
kasihi.

tersenyumlah, karena senyum itu
pun mudah dan gratis :-)


 copy by : Anne Ahira Newsletter
Think & Succeed!

Patut di renungkan

NIKMATNYA KEHIDUPAN
Part I...

       Bukanlah hidup namanya, kalau tidak bermasalah. bukanlah seseorang dibilang sukses, kalau tidak sanggup melalui berbagai rintangan. Bukanlah seseorang disebut menang, kalau tidak dibuktikan dengan pertarungan. alhasil, hidup ini penuh dengan permasalahan, penuh perjuangan, peperangan, intrik dan keanekaragaman problematika yang semuanya diciptakan oleh Allah SWT untuk menguji hambanya yang beriman dan bertaqwa.
       Kalaulah manusia mau merenung sejenak, meneliti dan memperhatikan diri mulai dari ujung rambut sampai ke ujung kaki, kemudian befikir dengan memisalkan sebuah kejadian yang paling pahit yang menimpa dirinya :
  • bagaimana perasaan kita (terutama kaum wanita) seandainya rambut yang indah ini tiba-tiba rontok dan kepala menjadi botak ???
  • bagaimana rasanya seandainya penglihatan kita yang tajam ini tiba-tiba menjadi buta tidak dapat melihat keindahan dunia ???
  • bagaimana rasanya kalau kuping tertutup tidak bisa mendengarkan lagi mendengarkan lagi merdunya suara dan nasehat para ulama ???
  • bagaiman rasanya kalau hidung ini sudah tidak bisa dipakai lagi untuk mencium bau-bauan yang wangi ???
  • bagaimana sedihnya, seandainya lidah/mulutini tidak lagi merasakan lezatnya makanan, dan tidak bisa berbicara menegakkan kebenaran ???
  • bagaimana kalau hidup ini tidak lagi ada masalah, pasti sepi dan sunyi, mati tak bergairah lagi...
  • bagaimana kalau otak dan hati tidak lagi bisa berfikir dan tidak bisa merenung tentang kebesaran ayat-ayat Illahi Robbi...
       Maka kita akan segera tahu betapa nikmatnya semua perlengkapan anggota tubuh yang kita miliki. Kita akan tahu berapa nilainya jika diukur dengan materi atau dibeli dengan uang. 
Untuk itulah kita sudah seharusnya bersyukur dan berterima kasih kepada Allah  SWT, syukur atas semua rahmat dan karunia-NYA yang berlimpah ruah.
       Sungguh, kehidupan ini laksana balita yang selalu mendapat perhatian penuh dari orang tua. kita hidup selalu dalam perlindungan-NYA, dalam pengawasan-NYA, terlebih dalam kasih sayang-NYA. kehidupan kita ini telah diberi kebebasan oleh Alah SWT, disiapkan semua keperluan hidup, dari yang terkecil sampai yang paling besar, dari yang kita minta secara langsung maupun yang tanpa kita minta, semuanya telah Allah SWT persiapkan berlimpah ruah :
  • Mau makanan, bumi terhampar penuh dengan aneka tanaman dan tumbuh-tumbuhan, tinggal menggarap dan mengelolanya.
  • Mau ikan, ikan selaut tinggal menjaringnya / menangkapnya.
  • Mau perhiasan, perut bumi penuh dengan tambang dan aneka macam kekayaan, tinggal menggali dan mengelolanya.
  • Mau air, hujan dari langit mengucur dan dari bumi memancur.
  • Mau udara, angin berhembus tinggal menghirup.
  • Mau menikah, banyak wanita dan pria tinggal memilih dan menikah secara islam.
  • Mau uang ???   bank banyak bertebaran tinggal mengajukan kredit.
Pokoknya, semua yang diperlukan sudah ada, terserah bagaimana kita menrenggutnya.
 
Maha besar Allah, siapa orang yang berani mengingkari semua nikmat tersebut ??? hanya orang-orang yang tidak normal saja yang tidak mau bersyukur kepada Allah SWT....